Buka Munas Apkasi, Jokowi ingatkan bupati lakukan konsolidasi anggaran


ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memberikan arahan

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

ACEHNATIONALPOST – JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka musyawarah nasional V Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Jumat (26/3). Pada kesempatan itu, Jokowi pun mengingatkan para bupati untuk melakukan konsolidasi anggaran.

“Yang namanya konsolidasi anggaran itu betul-betul harus kita lakukan apalagi di tengah anggaran kita yang goncang seperti sekarang ini karena pandemi Covid-19,” ujar Jokowi, Jumat (26/3).

Dia pun menerangkan, maksud dari konsolidasi anggaran tersebut yakni melihat secara detail dan ini seperti apa rencana APBD yang akan dilakukan. Menurutnya, segala anggaran yang digunakan harus dicermati kemana saja hingga seperti apa hasil dan manfaatnya bagi masyarakat.

Baca Juga: Jokowi ingatkan para bupati tak lengah tangani Covid-19

Jokowi pun mengingatkan para bupati untuk menetapkan skala prioritas program mana saja yang akan dijalankan. Dia meminta bupati tidak membagikan seluruh anggaran secara merata kepada seluruh pos belanja.

“Jangan membelanjakan untuk banyak pos belanja. Semua dinas diberi, tidak punya skala prioritas, tidak tahu prioritasnya yang mana. Untuk kabupaten menurut t saya, dua saja cukup beri prioritas,” ujarnya.

Menurutnya, bila sudah ada prioritas program yang dijalankan, pemerintah pun bisa mengonsentrasikan anggaran ke program tersebut. Dengan begitu, hasil dari program atau prioritas yang ditetapkan oleh para bupati dapat terlihat.

Tak hanya itu, dia juga berpendapat dengan melakukan skala prioritas maka produk yang dihasilkan akan bisa bermanfaat kepada masyarakat.  Namun, dia juga mengingatkan agar anggaran tersebut betul-betul fokus pada hal yang dibutuhkan.

Baca Juga: Jabatan CPNS dan PPPK ini paling banyak dibutuhkan pada rekrutmen April 2021

“Penganggaran harus betul-betul fokus pada hal-hal yang esensial, yang betul-betul dibutuhkan, sekali lagi anggaran itu terbatas, APBN terbatas, APBD juga terbatas, jangan diecer-ecer, jangan dibagi rata untuk semua unit organisasi yang ada di kabupaten ibu bapak sekalian dan yang paling penting kalau anggaran itu difokuskan, mengontrol itu mudah manajemen pengawasannya gampang,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia juga meminta agar bupati menerapkan perencanaan yang matang sehingga manajemen pelaksanaannya terlaksana dengan baik. Dengan begitu, hasil yang didapatkan memiliki kualitas baik dan dinikmati oleh masyarakat.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di ACEHNATIONALPOST Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *