Daya Saing Rendah dan Aturan Tidak Konsisten Kontradiktif Dengan Seruan Benci Impor


ILUSTRASI. Pelaku industri dalam negeri masih terkendala daya saing dan aturan pemerintah yang tidak konsisten. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Reporter: Anastasia Lilin Y | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

ACEHNATIONALPOST – JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan ini menyerukan untuk membenci produk asing. Namun pelaku usaha menilai seruan tersebut tidak realistis karena industri dalam negeri masih saja terkendala daya saing dan aturan pemerintah yang tidak konsisten.

Salah satu bentuk ketidakkonsistenan aturan pemerintah berupa Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE). Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) melihat pengusaha yang memanfaatkan fasilitas bebas bea masuk dan pajak pertambahan nilai (PPN) impor semakin berkurang karena berlawanan dengan aturan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). “Minta TKDN naik tapi fasilitas KITE tetap jalan, ini kan enggak sinkron,” kata Ketua Umum GPEI Benny Soetrisno dalam acara Kadin Talks yang diselenggarakan secara daring, Jumat (26/3).

Ini Artikel Spesial

Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.

Login

ATAU



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *