April 18, 2021

ACEHNATIONSLPOST

Portal Berita Aceh

Pendapatan Plaza Indonesia Realty (PLIN) turun 35,22% di tahun lalu


ILUSTRASI. Pendapatan Plaza Indonesia Realty (PLIN) turun 35% di tahun lalu. Emiten ini juga mencetak kerugian.

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Khomarul Hidayat

ACEHNATIONALPOST – JAKARTA. PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menorehkan kinerja kurang menggembirakan sepanjang tahun lalu. Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan pada Jumat (2/4), PLIN mengantongi pendapatan sebesar Rp 927,49 miliar pada tahun 2020 atau menyusut 35,22% dari pendapatan pada tahun sebelumnya Rp 1,48 triliun.

Sejalan dengan itu, beban pokok pendapatan juga turun 43% yang semula Rp 426,60 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp 243,14 miliar. Dengan demikian, PLIN memperoleh laba kotor Rp 684,36 miliar atau 34,90% lebih rendah dari tahun 2019 yang sebesar Rp 1,05 triliun.

Pada saat yang sama, beban umum dan administrasi juga terpantau turun 42,15% dari semula Rp 360,66 miliar menjadi Rp 208,63 miliar. Beban keuangan juga dapat ditekan dari sebelumnya Rp 117,65 miliar pada 2019 menjadi Rp 4,87 miliar pada 2020.

Baca Juga: Rosano Barack jual kepemilikan saham di Plaza Indonesia Realty (PLIN)

Beban pajak final pada tahun ini juga lebih kecil 40,58% dari semula Rp 99,61 miliar menjadi Rp 59,18 miliar.

Sedangkan penghasilan dari investasi tercatat Rp 27,85 miliar atau lebih rendah 9,31% dari tahun sebelumnya Rp 30,71 miliar. Alhasil Plaza Indonesia Realty harus menanggung rugi tahun berjalan Rp 575,18 miliar. Padahal pada tahun 2019 emiten ini meraih laba tahun berjalan Rp 548,55 miliar.

Sampai akhir 2020, PLIN memiliki jumlah aset sebesar Rp 11,82 triliun atau turun 5,81% dari jumlah aset pada 2019 sebesar Rp 12,55 triliun.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di ACEHNATIONALPOST Store.





Source link